Dietary Patterns and Occupation as Characteristics of Pregnant Women with Anemia at the PMB of Midwife Millatin Khusniyati, S.Tr.Keb, in Mayong Jepara

Main Article Content

Triana Widiastuti
Desi Sariyani (*) desisariyanii@gmail.com
Lailatul Mustaghfiroh

(*) Corresponding Author

Abstract

Abstract. Poor nutrition, malabsorption issues, and unhealthy dietary habits during pregnancy can increase the risk of anemia
among expectant mothers. Women often shoulder a dual burden—managing reproductive tasks within the household while
also engaging in productive work to earn a living—resulting in shorter rest periods compared to men. This dual burden makes
women more susceptible to health issues, including anemia. The general objective of this study is to describe the dietary patterns
and employment status of pregnant women suffering from anemia at the Independent Midwifery Practice (PMB) of Midwife
Millatin Khusniyati, S.Tr.Keb. This is a descriptive study. The population consists of all pregnant women diagnosed with
anemia, with a sample size of 53 respondents selected via total sampling. Data processing involved editing, coding, and
tabulation, followed by univariate analysis. The results indicate that the majority of the pregnant women (35 respondents or
66.6%) had poor dietary habits; the majority (30 respondents or 56.6%) were employed; and the majority (31 respondents or
58.3%) suffered from mild anemia. Consequently, healthcare providers are encouraged to enhance health services—particularly
during Antenatal Care (ANC) visits—by consistently providing information, education, and communication (IEC) regarding
healthy diets, adequate rest, and the nature of anemia during pregnancy.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Widiastuti, T., Sariyani, D., & Mustaghfiroh, L. (2026). Dietary Patterns and Occupation as Characteristics of Pregnant Women with Anemia at the PMB of Midwife Millatin Khusniyati, S.Tr.Keb, in Mayong Jepara . Proceeding Cendekia International Conference Health and Technology, 4, 203=211. Retrieved from https://proceedings.centamaku.ac.id/article/view/279
Section
Articles

References

REFERENCES

Adiputra, I. M. S. (2021). Statistik Kesehatan: Teori & Aplikasi. Yayasan Kita Menulis.

Aisyah, S. N. Q., Azka, A., & Margiyati, M. (2024). Status Pekerjaan, Pola Makan, Dan Kepatuhan

Mengonsumsi Tablet Besi Terhadap Anemia Pada Ibu Hamil. Jurnal Gizi Kerja Dan

Produktivitas, 4(2), 81–88. https://doi.org/10.52742/jgkp.v4i2.140

Almatsier, S. (2020). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama.

Arisman. (2021). Gizi Dalam Daur Kehidupan: Buku Ajar Ilmu Gizi (1st ed.). Buku Kedokteran EGC.

Aruan, L. Y., Manullang, R., Sinaga, P. N., & Meliyanti, C. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi

kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Getsempena Health Science, 4(1), 67–77.

Deswati, D. A., Suliska, N., & Maryam, S. (2019). Pola Pengobatan Anemia Pada Ibu Hamil di Salah

Satu Rumah Sakit Ibu dan Anak. Pola Pengobatan Anemia Pada Ibu Hamil Di Salah Satu Rumah

Sakit Ibu Dan Anak, 5(1), 13–21.

CICHT 2026

Cendekia International Conference on Health & Technology

Febriyeni. (2021). Asuhan Kebidanan Kehamilan Komprehensif. Yayasan Kita Menulis.

Hardinsyah, and I. N. D. S. (2021). Ilmu Gizi Teori & Aplikasi. EGC.

Izatil Afifah, Istiqamah, Iwan Yuwindry, S. S. (2026). Studi Deskriptif Jenis Anemia Berdasarkan Mean

Corpuscular Haemoglobin (Mch) Pada Ibu Hamil di RSUD KH. Mansyur Kintap Kabupaten

Tanah Laut. Health Research Journal of Indonesia (HRJI), 4 (3), 127–134.

Kemenkes RI. (2025). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024. Kemekkes RI.

Kusmiyati, Y. (2021). Penuntun Praktikum Asuhan Kehamilan. Fitramaya.

Maarif, A. S., Safitri, A., Harahap, M. W., Bamahry, A. R., & Dewi, A. S. (2026). Korelasi Antara

Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Minasa Upa Kota Makassar.

Syifa’ MEDIKA, 16 (No.2), 142–155.

Mantasia, S. (2021). Hubungan riwayat anemia kehamilan dengan kejadian stunting pada batita di

wilayah kerja puskesmas Galesong kabupaten Takalar tahun 2021. J Med, 8 (2), 1–10.

http://www.journal.stikespemkabjombang.ac.id/

Marmi. (2019). Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. Gramedia.

Naibaho, F., Dias, R. H., dan Naifatin, M. D. (2024). Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Anemia Pada

Kehamilan Di Puskesmas Maubesi. Jurnal Kesehatan Komunitas Santa Elisabeth, 1(1), 1–23.

Proverawati, A. (2020). Anemia dan Anemia kehamilan. Nuha Medika.

Sari, G. R., Haniyah, S., Triana, N. Y., & Ningrum, E. W. (2016). Gambaran Kejadian Anemia pada Ibu

Hamil di Puskesmas Kembaran 1. Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 5 (2), 328

https://doi.org/10.55606/klinik.v5i2.6535

Sarwono. (2019). Ilmu kebidanan. Yayasan Bina Pustaka.

Sirait, A. T. P., Rifki, M., & Risandi, A. C. (2026). Determinan anemia pada ibu hamil berdasarkan

peran status sosial dan kepatuhan mengonsumsi suplementasi zat besi di Puskesmas Sei Panas kota

batam. Zona Kedokteran, 16 (2).

Sjahriani, T., & Faridah, V. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia. Health

Science Journal of Indonesia, 5(2).

Sugiono. (2020). Metodologi Penelitian Kesehatan. Mitra Cendikia.

Sumantri, A. W. (2024). Hubungan Pengetahuan dan Pendidikan Ibu Hamil dengan Anemia di RT 10

RW 8 Wilayah Kerja Puskesmas Kemalaraja Baturaja. Urnal Kesehatan Saelmakers PERDANA

(JKSP), 4(1), 51–56.

Susilowati. (2021). Gizi Dalam Daur Kehidupan. Refika Aditama.

World Health Organization. (2012). WHA Global Nutrition Targets 2025: Anaemia Policy Brief. WHO.

Zahra, L., Aramico, B., & Andria, D. (2026). Hubungan Antara Pola Makan, Aktivitas Fisik, Kualitas

Tidur, Pengetahuan dan Pemberian Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di

SMPN Baitussalam Aceh Besar. SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat), 5(2), 411